Jika Prabowo Punya Tanah 340.000 Hektar, Luasnya Setara Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, diserang rivalnya, Anies Baswedan, saat debat capres pada Minggu (7/1/2024) lalu. Anies menyebut bahwa Menteri Pertahanan tersebut memiliki kekayaan berupa tanah seluas 340.000 hektare, sementara banyak tentara tak sanggup membeli rumah. 

“Tentara kita separuhnya tidak punya rumah dinas. sementara Menterinya punya lebih 340.000 hektar tanah di republik ini,” kata Anies, menyinggung Prabowo.

Prabowo tidak langsung mengklarifikasi tuduhan Anies tersebut di panggung debat capres. Namun, jika benar tuduhan Anies tersebut, maka tanah seluas 340.000 hektar itu kira-kira hampir 2 kali lipat luas wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai konteks, Kabupaten Bandung membentang di atas lahan seluas 176.200 hektar. 

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam debat Capres di Jakarta. (Tangkapan layar Youtube KPU RI)

Asal-usul tanah ribuan hektar yang disebut milik Prabowo

Kepemilikan ratusan ribu hektare lahan oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pernah juga diangkat dalam debat capres 2019 antara Jokowi dan Prabowo. Pada waktu itu, Prabowo disebut memiliki lahan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Aceh seluas masing-masing 220.000 hektare dan 120.000 hektare dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU).

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membenarkan soal kepemilikan tanah di Kalimantan. JK mengatakan, Prabowo membeli tanah seluas 220.000 hektare di Kalimantan yang berstatus HGU seharga US$ 150 juta. 

Silaturahmi Presiden dengan Wakil Presiden dan menteri Kabinet Kerja di Istana Negara

JK pun mengemukakan kronologi awal mula tanah tersebut jatuh ke tangan Prabowo. Awalnya, lahan itu berada di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Lahan tersebut, diakui JK, memang merupakan jaminan kredit yang macet di Bank Mandiri. Prabowo, sambung dia, kemudian menyambangi JK untuk kemungkinan membeli lahan tersebut.

“Dia [Prabowo] mau beli. Saya tanya, ‘You mau beli berapa? Beli harus cash tidak boleh utang.’ Siap dia [Prabowo] akan beli cash. Dia belilah itu,” kata JK meniru percakapannya dengan Prabowo.

JK beralasan tanah tersebut dijual ke Prabowo karena faktor tak ingin melepas izin tanah ke pihak asing serta untuk mendukung ekspor.

Kerap mendapat kritikan soal kepemilikan lahan tersebut, Prabowo, pada 2019 menyatakan siap mengembalikan tanah tersebut kapanpun diminta negara. 

“Itu adalah milik negara jadi setiap saat negara bisa ambil, kembalikan itu semua,” katanya.

Total tanah dan bangunan Prabowo menurut LHKPN

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berikut adalah rincian harta Prabowo berupa tanah dan bangunan:

1. Tanah dan bangunan seluas 818 m2/580 m2 di Jakarta Selatan, hibah dengan akta Rp 32,67 miliar
2. Tanah seluas 48.970 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 9,79 miliar
3. Tanah seluas 8.905 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 5,47 miliar
4. Tanah dan bangunan seluas 8.365 m2/2175 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 158,49 miliar
5. Tanah dan bangunan seluas 760 m2/760 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 5 miliar
6. Tanah dan bangunan seluas 2.100 m2/2000 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 45 miliar
7. Tanah dan bangunan seluas 2.000 m2/1800 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 15 miliar
8. Tanah dan bangunan seluas 70 m2/61 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 400 juta
9. Tanah dan bangunan seluas 10.000 m2/800 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 3 miliar
10. Tanah dan bangunan seluas 500 m2/500 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 500 juta

Dengan demikian Prabowo, menurut LHKPN yang dilaporkan, memiliki tanah seluas 81.670 meter persegi atau 8,17 hektare. https://perjalananini.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*