Gempa Baru Guncang Jepang, Magnitudo 6,0

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa baru terjadi di Jepang, Selasa (9/1/2024). Pemerintah menyebut gempa baru dengan magnitudo 6,0 terjadi di lepas pantai Laut Jepang.

“Gempa bumi berkekuatan 6,0 di lepas pantai Jepang tengah menyebabkan guncangan kuat pada hari Selasa,” kata Badan Meteorologi Jepang, dikutip AFP.

Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan. Gempa bumi terjadi di lepas pantai Laut Jepang, mengguncang wilayah yang sama di mana gempa besar terjadi pada Hari Tahun Baru.

Sebelumnya gempa dengan magnitudo 7,5 di 1 Januari di Semenanjung Noto di pulau utama Jepang, Honshu. Sejauh ini telah terjadi 1.200 gempa susulan di Jepang dalam waktu sembilan hari terakhir. 

Data Terbaru Korban Tewas

Sementara itu, dalam update laman yang sama, setidaknya kini korban jiwa mencapai 202 orang. Rata-rata korban tewas berada di Prefektur Ishikawa, pusat gempa.

Angka ini pun naik dari data sebelumnya. Di mana dilaporkan 180 orang tewas.

Angka warga hilang juga naik tiga kali lipat. Saat ini ada 323 warga hilang, setelah sebelumnya dilaporkan 102 orang.


Pemerintah Minta Evakuasi Dipercepat

Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida sendiri telah menginstruksikan para menteri untuk melakukan upaya untuk menyelesaikan keadaan isolasi masyarakat. “Melanjutkan kegiatan penyelamatan yang gigih,” katanya dimuat laman yang sama dalam pertemuan harian Selasa.

Kishida juga mendesak evakuasi sekunder ke daerah lain di luar daerah yang terkena gempa. Ini ditegaskan juru bicara pemerintah Yoshimasa Hayashi kepada wartawan.

Meski sudah lebih dari seminggu, ribuan tim penyelamat masih berjuang mengatasi jalanan yang tersumbat dan cuaca buruk untuk membersihkan reruntuhan serta menyelamatkan hampir 3.500 orang yang masih terjebak di komunitas terpencil. Salju tebal mempersulit upaya bantuan di mana hujan yang deras dan potensi longsor menyusahkan evakuasi.

Sekitar 30.000 orang kini tinggal di sekitar 400 tempat penampungan pemerintah. Beberapa di antaranya penuh sesak dan kesulitan menyediakan makanan, air, dan pemanas yang cukup.

Hampir 60.000 rumah tangga tidak mempunyai air bersih. Di mana 15.600 rumah tangga tidak mempunyai pasokan listrik.

Jepang mengalami ratusan gempa bumi setiap tahunnya. Namun sebagian besar tidak menimbulkan kerusakan karena peraturan bangunan yang ketat yang diterapkan selama lebih dari empat dekade.

Tetapi banyaknya bangunan yang berusia lebih tua, terutama di pedesaan, menjadi masalah lain. Ini membuat dampak gempa terbaru menjadi sangat besar.

Perlu diketahui, gempa paling dahsyat dalam sejarah modern Jepang terjadi di tahun 2011 yang memicu tsunami. Ini menyebabkan sekitar 18.500 orang tewas atau hilang, dan menyebabkan bencana nuklir di pembangkit listrik Fukushima. https://masurip.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*