Kemenangan 19 Beruntun Terhenti

Keperkasaan Sinner Dihentikan Alcaraz

Jannik Sinner. Foto: Istimewa
Jannik Sinner. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka – Penampilan ciamik dengan meraih 19 kemenangan beruntun milik Jannik Sinner harus terhenti di Indian Wells 2024. Petenis asal Italia itu ditumbangkan petenis muda asal Spanyol, Carlos Alcaraz di babak semifinal.

Alcaraz yang berstatus juara bertahan di ajang bergengsi ATP-WTA Masters 1000 terse­but, bangkit setelah kehilangan set pertama untuk kemenangan 1-6, 6-3, 6-2 atas Sinner.

Ia tidak hanya kembali me­ngamankan tempat di final, dia juga menggagalkan upaya Sin­ner untuk meraih peringkat dua dunia untuk pertama kalinya.

Sinner, yang mencatat rekor menang kalah 16-0 pada awal tahun ini termasuk gelar Grand Slam perdananya dan kemenangan di Rotterdam, mengatakan dia tidak terlalu khawatir dengan berakhirnya rentetan kemenangan beruntun tersebut. “Saya tidak terlalu me­mikirkan hal itu,” kata Sinner.

“Saya bersikap positif sepan­jang kemenangan beruntun ini, bahkan sampai sekarang, karena saya kalah di semifinal Indian Wells, yang masih merupakan hasil yang bagus,” ujarnya.

Sinner tampil kuat setelah penundaan hujan selama tiga jam yang menghentikan pertan­dingan yang berlangsung baru tiga gim. Ia memenangi empat gim berturut-turut untuk mere­but set pertama, namun Alcaraz melakukan penyesuaian yang ia perlukan untuk mengambil ken­dali pada set kedua. “Anda selalu terkesan saat bermain melawan dia,” kata Sinner.

“Dia bergerak sangat-sangat cepat, seperti yang kita tahu. Apalagi di lapangan yang bolanya memantul sangat tinggi, tidak mudah untuk bermain melawannya,” katanya.

Sementara itu, Alcaraz me­ngaku senang atas hasil yang di­torehkan atas Sinner. Selanjutnya, petenis peringkat kedua dunia ini akan ditantang petenis Rusia, Daniil Medvedev. “Untuk bisa mengakhiri sesuatu seperti ini, itu luar biasa bagi saya,” kata Alcaraz.

Final hari Minggu melawan pemain Rusia peringkat keem­pat Medvedev adalah ulangan dari pertandingan perebutan gelar tahun lalu. Medvedev juga harus berjuang keras dalam kemenangan 1-6, 7-6 (7/3), 6-2 atas petenis Amerika peringkat ke-17 Tommy Paul. Dalam final, dia akan berusaha menggagal­kan upaya Alcaraz untuk men­jadi juara ATP Indian Wells yang pertama kali mencapai dua kali kemenangan berturut-turut sejak Novak Djokovic memenangkan tiga gelar berturut-turut dari tahun 2014-2016.

Semi-final Alcaraz dan Sin­ner terganggu oleh penundaan hujan tiga jam pada kedudukan 2-1 dalam set pertama tetapi terbukti layak menunggu saat kedua bintang muda tersebut tampil menawan. “Pertandingan dengan Jannik selalu istimewa,” kata Alcaraz. https://tipatkaiganteng.com/wp-admin/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*